PESONA PRIANGAN
28 Nov 2011 Leave a Comment
in Petualangan
JEJAK SANGKURIANG
menyibak kabut
di antara
pinus-pinus
dan
jalan beraspal
***
LANGIT PRIANGAN
pagi ini,
awan putih melukis langit.
Goresannya
tunjuk
impian baru
serupa bentangan
***
BUNGA PRIANGAN
Sepagian ini,
kembang kertas ungu
dan
pikiran
bermekaran
di sepanjang
tepi jalan setapak
***
TANAH PRIANGAN
cahaya matahari
menelusuri
hamparan
bukit-bukit teh
dan
palung jiwa
yang
memandang
***
MALAM DI PRIANGAN
kunang-kunang
menari
di antara
lembutnya
garis-garis
air hujan,
cahaya lampu jalan
memantulkan
ceritanya
ke angkasa
***
TARIAN PRIANGAN
Bunga-bunga liar
dan
ilalang
menari-nari
di bawah
sinar mentari
***
PERHIASAN PRIANGAN
Merangkai
bunga-bunga liar
tuk dijadikan
mahkota
bagi
pegunungan
dan
gadis kecil ilalang
***
CERITA RAKYAT PRIANGAN
Elang
berputar-putar
di angkasa,
mencari
jiwa cerita-cerita lama
***
Priangan, 31 Desember 2009-2 Januari 2010
e-book Mantra Tiga Kota-PUISI RUPA-RUPA WARNA edisi revisi
04 Nov 2011 Leave a Comment
in Petualangan
Lelaki Pantai
02 Nov 2011 Leave a Comment
in Petualangan
Lelaki pantai
Legam terbakar matahari
Ada aroma laut dari jiwanya yang tersenyum biru
Pantulkan selarik warna cerita langit
Legenda yang terpikat angin Timur Tidore
– Oktober 2011–Tidore
I La Galigo dan Tuan si Hujan Bulan Juni, Sapardi Joko Darmono
17 Jun 2011 Leave a Comment
in Puisi
Bulan Juni, bulan keramat dan teramat istimewa
Berjumpa Tuan Si Hujan Bulan Juni dalam suasana yang tak biasa
Ada canda dan rupa manusia biasa, rasa luar biasa karya mempesona
Lewat Ila Galigo … penggalan rasa budaya membahana
Riuh gemuruh menyesak di pikiran dan asa
Sejuta makna dalam larik-larik kata
Melukisi malam jiwa fiesta, tak terlupa dalam bait-bait sastra
–Malam Pembukaan Makasar International Writer Festival, 14 Juni 2011–
Fiesta Ribuan Makna di Desa Nelayan Galesong
17 Jun 2011 Leave a Comment
in Petualangan
Terik cahaya keemasan matahari menyelimuti jiwa-jiwa kata
Nyanyian kanak-kanak berselimutkan pasir pantai
Merdu menyambut ribuan harapan
Sejenak, tersihir nikmatnya sajian ikan merah dan sambal mangga
Berebut rasa di antara warna-warni cerita dari aneka budaya
Tabur suka cita hiasi rumah-rumah panggung dan riak laut biru
Di desa Nelayan Galesong dalam fiesta ribuan makna
Ada senyuman dan keramahan sejati manusia dari berbagai belahan dunia
–Makasar International Writer Festival, 14 Juni 2011–
Perempuan yang Tersesat Rindu di antara Benteng Rotterdam dan Losari
17 Jun 2011 Leave a Comment
in Puisi
Ada selarik rindu yang mengetuk-ngetuk jiwa perempuan itu
Antara langkah kaki di benteng Rotterdam hingga rasa desir angin di Losari
Oooh, kamana jua perahunya dilayarkan?
Saat tanjung mulai riuh …
Juga tatkala riak air menjingga
Dan senja pun ikut menyapu langit dengan lukisan keemasan
Ah, harinya pun tiba-tiba terapun pada satu cerita
Yang terdampar dalam secawan teh, penawar rasa tak berkesudahan
Makasar, 12 Juni 2011
Menapaki Jejak Langkah Pada 4 Bastion Benteng Rotterdam
17 Jun 2011 Leave a Comment
in Puisi
Di sudut-sudut benteng Rotterdam
Pusaran waktu lindungi seluruh pusaka jiwa
Dari rasa dan warna usia matahari
Tak risaukan detak yang berlalu
Para pujangga menjaganya
Pada 4 Bastion agar kilau tak kian memudar
Juga ribuan mata mimpi generasi muda
Awasi gelagat pengintai yang hendak renggut Ila Galigo
Sedari jutaan senja silam …
Makasar, 12 Juni 2011
Sekeping Senja di Losari
17 Jun 2011 Leave a Comment
in Puisi
Matahari merah menyala pulang ke pulau terapung
Meninggalkan rindu pada ribuan pasang mata yang mengantarnya pergi
Warna jingga pun menoreh jejak pada riak air laut
Menjadi permadani laju perahu-perahu pinisi masa silam
Menuju tanjung harapan, L O S A R I …
Makasar, 12 Juni 2011
Sakura
16 Nov 2010 Leave a Comment
in (Flash Fiction) Cerita Pendeeeek
Dongeng yang sama. Dia berkisah lagi tentang sakura yang tumbuh di halaman belakang rumah kami (dulu) di Osaka. Diulang-ulangnya terus hingga hari ini tak sadar sudah genap menjadi tujuh ratus tujuh puluh tujuh polesan cerita tentang sakura(nya).
Aku menelungkupkan wajah ke meja makan. Menyesali terjebak lagi di antara khayalan-khayalan dan kenangannya tentang sakura itu yang tak jua lekang oleh waktu ataupun olehku.
Aku mengangkat kepalaku, sialnya mataku bertemu dengan tatapan lembutnya yang separuh memabukan. “Sayangku, kau ingat sakura kita … Mereka berebut nyanyian dengan angin … “
Oh tidak!!! Kali ini, aku sudah tidak tahan. Kusodorkan tiket dan surat-surat perjalanan lainnya.
“Pulanglah … kembalikan dongeng-dongeng itu kepada pemiliknya, sakura(mu)!!” kataku sambil menghapus lukisan-lukisan sakura yang bertebaran di seluruh ruang dan waktuku.***
Cinderela: Audio Book Rupa-Rupa Warna hlm. 14
04 Nov 2010 Leave a Comment
in Petualangan

