Perempuan yang Tersesat Rindu di antara Benteng Rotterdam dan Losari

Ada selarik rindu yang mengetuk-ngetuk jiwa perempuan itu

Antara langkah kaki di benteng Rotterdam hingga rasa desir angin di Losari

Oooh, kamana jua perahunya dilayarkan?

Saat tanjung mulai riuh …

Juga tatkala riak air menjingga

Dan senja pun ikut menyapu langit dengan lukisan keemasan

Ah, harinya pun tiba-tiba terapun pada satu cerita

Yang terdampar dalam secawan teh, penawar rasa tak berkesudahan

Makasar, 12 Juni 2011

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.