
999 helaan napas
terhenti sejenak
pada seribu candi
tertusuk kala
saat sekerlipan mata
memuja
satu bayangan
yang terantuk matahari
jadikan napas ini genap
menyelubungi relief-relief kehidupan
Desa Prambanan, Jawa Tengah, 08 Agustus 2010
10 Tuesday Aug 2010
Posted in Puisi Rupa

999 helaan napas
terhenti sejenak
pada seribu candi
tertusuk kala
saat sekerlipan mata
memuja
satu bayangan
yang terantuk matahari
jadikan napas ini genap
menyelubungi relief-relief kehidupan
Desa Prambanan, Jawa Tengah, 08 Agustus 2010
21 Wednesday Jul 2010
Posted in Puisi Rupa
20 Tuesday Jul 2010
Posted in Puisi Rupa
27 Monday Jul 2009
Posted in Puisi Rupa
≈ Comments Off

Seribu rupa bulan di pangkuan
Memantulkan tawa yang dibawa lagi ombak
Lenyap seketika dalam helaan
Satu persatu debur tersibak angin
Menerbangkan cerita-cerita di setiap irama
Singgah sejenak di ujung warna
Sebelum tenggelam dalam pikiran
Cinambo, 23 Juli 2009
27 Monday Jul 2009
Posted in Puisi Rupa

Burung-burung gereja bernyanyi
Meramaikan ruang-ruang di keheningan
Melintasi bahasa bumi
Sekejap terseret senja pada gelak tawa nun di sana
Hiasi hijaunya rupa bulir-bulir padi
yang berjejak pada tangkainya
Cinambo, Bandung, 24 Mei 2009,
Suatu Musim di Ubud, Untuk: Teman-teman Volunteer UWRF 2008
27 Monday Jul 2009
Posted in Puisi Rupa
Menyala di antara gugusan gedung-gedung dan juntaian dedaunan
Singgah sesaat dengan bulat memerah pada awan hitam yang menghadang
Ucapan perpisahan hari ini pada rautmu
Tak palingkan orang-orang di sekeliling tuk memandang
Sebab terselubung rasa di pikiran yang selalu berulang sepulang kerja
Menjadi biasa pada kehampaan
Cinambo, 24 Juli 2009